Beredar informasi Ketua PWI Luak 50 Diduga, Minta Upeti Aktivitas Tambang Emas Ilegal di 50 Kota

Redaksi Sumbar Eksis
By -
0


SUMBAREKSIS.COM
|| LIMAPULUH KOTA — Kabar mencuat terkait rencana Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Luak 50. yang diduga hendak meminta upeti atau pungutan terkait aktivitas pertambangan emas yang beroperasi di wilayah Galuguah. Isu ini mulai menyebar di kalangan pelaku usaha tambang maupun masyarakat setempat pada Selasa (7/7/2026).

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kabar dari mulut ke mulut melalui chat watsapp, dari seseorang yang tidak ingin disebutkan namanya. rencana permintaan tersebut dikabarkan disampaikan dalam pembicaraan tidak resmi. Pihak yang disasar minta  untuk yang akan datang, mohon bantuanya...jangan di setor dulu ke ....? dana media ini. biar kita selesaikan dulu di internal dan kawan-kawan, atau kontribusi kegiatan tambang di daerah itu.

Dalam narasi isi chat tersebut


Warga Galuguah dan Limapuluh kota menilai langkah tersebut sangat memalukan bagi profesi Wartawan.

tidak wajar dan berpotensi merugikan.


UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang


Pasal 6 Kode Etik Jurnalistik: Menyatakan secara tegas bahwa "Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap".


Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers


Oknum itu dapat dijerat Pasal 158 UU Minerba. Ancaman hukumannya adalah pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda hingga Rp 100 miliar


oknum tersebut tidak hanya meminta uang, tetapi juga bertindak sebagai pelindung (beking) atau turut serta memfasilitasi aktivitas tambang emas ilegal tersebut.


Sementara itu, wartawan sumbareksis.com sudah menghubungi Aspon Dedi, ketua PWI Luak Limopuluh via whatsapp terkait keterlibatannya di Tambang Emas Ilegal.


"Lah Masuak Karuang Kito, (Lah Masuk Karung Kita). Dak baa doh, sebar se lah, (Gapapa, sebar sajalah)," ujarnya kepada sumbareksis.com, Selasa 7/7/26.


Di sisi lain, wartawan sumbareksis.com juga menghubungi Widia Navis, ketua PWI Sumbar via whatsapp terkait dugaan keterlibatan Aspon Dedi, ketua PWI Luak Limopuluah di tambang emas ilegal Galuguah.


"Kami di PWI Sumbar belum/tidak pernah mendapatkan info atau laporan tentang keterlibatan ybs dalam PETI. Kalau pun info itu benar, tapi itu sifatnya lebih kepada tindakan pribadi," ungkapnya kepada sumbareksis.com, Selasa 7/7/26.


Sampai berita ini diturunkan, sumbareksis.com sudah berusaha melakukan verifikasi bukti-bukti dugaan keterlibatan ketua PWI Luak Limopuluh di PETI Galuguah. (BY)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)