Buntut Sebut Wartawan Bodrex, Oknum Anggota LSM Dipolisikan di Payakumbuh

F. Malin Parmato
By -
0

  

Buntut sebut wartawan bodrex, oknum anggota LSM dipolisikan di Payakumbuh pada Selasa (27/3/2026) 

PAYAKUMBUH, sumbareksis.com — Menanggapi berita sebelumnya di media ini yang berjudul "Anggota LSM GENERASI INDONESIA BERSIH DIFITNAH, Di Ajak Duel  Di Depan BALAI WARTAWAN Luhak 50" Edwardi, wartawan Payakumbuh yang disebut di tulisan itu menyampaikan klarifikasinya sebagaimana rilis yang diterima redaksi sumbareksis.com pada Selasa siang (17/3/2026). 


Edwardi menyampaikan bahwa "pria oknum anggota LSM yang kemaren menyampaikan pernyataannya di media ini sudah dilaporkannya ke Mapolres Payakumbuh. Oknum yang bernama Agus Suprianto itu dilaporkannya karena dinilai telah merendahkan dan menjatuhkan harga dirinya (Edwardi) di berbagai Media Sosial (Medsos) maupun Media Online, apalagi poto mata saya (pelapor Edwardi) dan rekan saya diles/ditutup seperti pelaku tindak kejahatan." katanya. 


"Tidak itu saja, terlapor Agus yang kerap menantang wartawan untuk Ado jotos/berkelahi, dan membangun narasi bahwa seolah-olah ia korban, padahal kenyataannya ia yang kerap menantang dan mengajak duel wartawan." tambahnya. 


"Pelaporan itu dilakukan Edward, pada Selasa siang 17 Maret 2026 di SPKT Polres Payakumbuh. Dalam laporannnya ia menyebutkan bahwa peristiwa berawal pada Senin siang 16 Maret 2026, saat ia terlapor Agus menyebut seorang wartawan Arul dengan sebutan wartawan Bodrek, Edward yang saat itu melihat postingan itu, merespon karena merasa Agus sudah keterlaluan dan kerap menantang Wartawan." paparnya. 


"Iya, saya beberapa kali kerap melihat Agus merendahkan wartawan dan bahkan menantang berkelahi, kemarin saya melihat postingan yang bersangkutan disebuah group WA, ia merendahkan dan menyebut saudara Arul yang merupakan wartawan di Luak Limapuluh sebagai wartawan Bodrek, saya respon dengan membalas postingan itu dengan memintanya tidak merendahkan orang, serta berkaca diri," terang Edward. 


Lebih jauh ia menjelaskan, terkait respon tersebut, Agus justru menantang dan kian mempertegas penghinaan terhadap wartawan, bahkan ia mengeluarkan nada menantang.


"Memang Inyo bondrek, tu apo urusan. Jo bg, kurang sonang bg (dia memang wartawan bodrek, apa urusan Abang, kurang senang abang," tantangnya.


Pengakuan Edward, "persoalan antara Agus dan Edward tak hanya di dunia maya saja, siangnya sekitar pukul 12.00 Wib, keduanya terlibat perang mulut dan cekcok, saat Edward mempertanyakan alasan Agus yang kerap menyebut wartawan Bodrex dan kerap menantang sejumlah wartawan untuk berkelahi.  Agus yang mengendarai sepeda motor, saat meninggalkan Balai Wartawan sempat melontarkan kalimat kasar kepada Edward dan sejumlah wartawan lainnya."


" Iya, dia melontarkan kalimat (maaf) anjing kepada saya dan sejumlah anggota Balai Wartawan saat pergi menggunakan sepeda motornya. Puncaknya, selepas berbuka saya banyak melihat di Medsos dan Media online berita dan postingan yang merendahkan dan menyudutkan, apalagi mata saya dan teman diles/ditutup seperti pelaku kejahatan,"tambahnya.


Dengan pelaporan ini, Edward maupun puluhan Wartawan yang tergabung dalam Balai Wartawan (BW) Luak Limapuluh, berharap tidak ada lagi yang menghina wartawan maupun profesi wartawan, apalagi sampai menantang Adi jotos. 


" Mudah-mudahan ini jadi pelajaran, bahwa tidak elok menghina seseorang maupun profesinya, apalagi untuk orang bernama Agus yang disebut kerap bermasalah dengan kepala OPD dan pihak lainnya." harap Edward diamini puluhan anggota Balai Wartawan. (F. Malin Parmato /rilis)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)