![]() |
| Plt. Kepala SDN 04 Sarilamak, Yulietra, S.Pd. saat mensosialisasikan G7KAIH dan GERMASSAPA di hadapan wali murid, Sabtu (16/5/2026). |
LIMA PULUH KOTA, sumbareksis.com – UPTD SD Negeri 04 Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, kembali menorehkan prestasi sebagai sekolah percontohan dalam implementasi program kesehatan dan gizi nasional. Pada Sabtu (16/5/2026), sekolah ini menggelar sosialisasi intensif mengenai Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) dan Gerakan Masyarakat Sadar Pangan (GERMASSAPA).
Acara yang berlangsung di Aula SDN 04 Sarilamak sejak pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh Plt. Kepala Sekolah, Ibu Yulietra, S.Pd., jajaran pengawas sekolah bapak Sofyan Efendi, SPd., beserta ratusan wali murid yang dibagi menjadi dua sesi yang saangat antusias mengikuti pemaparan materi.
Upaya Plt. Kepala SDN 04 Sarilamak Ibu Yulietra, S.Pd., untuk mensosialisasikan program ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pada tanggal 4–6 Mei 2026, Yulietra, S.Pd., telah ditunjuk oleh Pemda Limapuluh Kota melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengikuti acara Sosialisasi Panduan Pelaksanaan G7KAIH bertempat di BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Sumatera Barat di Air Tawar Padang.
Keberadaan SDN 04 Sarilamak sebagai pilot project dan sebagai satu-satunya perwakilan tingkat Sekolah Dasar dari Kabupaten Lima Puluh Kota untuk mengikuti sosialisasi tersebut mewajibkan untuk menerapkan segera program tersebut dan mensosialisasikannya kepada wali-wali murid sebelum ke sekolah-sekolah yang lain.
“Kami merasa bangga karena SDN 04 Sarilamak dipercaya menjadi pionir. Setelah menerima bimbingan teknis di Padang, langkah selanjutnya adalah meneruskan ilmu ini kepada seluruh elemen sekolah, terutama orang tua, karena keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan keluarga di rumah,” ujar Plt. Kepala Sekolah, Yulietra, S.Pd., dalam sambutannya.
![]() |
| Pengawas sekolah Sofyan Efendi, SPd (kanan) saat memberi sambutan dalam acara sosialisasi G7KAIH dan GERMASSAPA di hadapan wali murid SDN 04 Sarilamak, Sabtu (16/5/2026). |
Sedangkan pengawas sekolah bapak Sofyan Efendi, SPd., menekankan aspek pengawasan dalam pelaksanaan program ini dan berharap kerjasama dan dukungan dari semua elemen sekolah dari kepala sekolah, guru-guru, penjaga sekolah dan wali-wali murid.
Mengenal G7KAIH dan GERMASSAPA
Dalam paparannya mensosialisasikan program-program tersebut, Yulietra, S.Pd., menjelaskan bahwa G7KAIH (Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat) adalah inisiatif strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang berkolaborasi dengan BGN. Program ini fokus pada pembentukan karakter anak melalui tujuh rutinitas harian, seperti bangun pagi, sarapan bergizi, olahraga rutin, hingga tidur cukup.
Sementara itu Gerakan Masyarakat Sadar Pangan (GERMASSAPA) yang digagas oleh Badan Gizi Nasional, menekankan pada edukasi keamanan pangan, pemanfaatan bahan lokal, dan pentingnya gizi seimbang untuk mencegah stunting dan masalah gizi lainnya. Kedua program ini saling melengkapi dan menjadi fondasi penting bagi keberhasilan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini sedang berjalan.
Peran Strategis Wali Murid
Kehadiran wali murid dalam sosialisasi ini dinilai krusial. Pengawas Sekolah yang hadir menekankan bahwa sekolah tidak bisa berjalan sendiri. “Pola makan dan kebiasaan anak dibentuk 70% di lingkungan rumah. Melalui GERMASSAPA, kita ingin orang tua sadar bahwa menyediakan sarapan sebelum anak berangkat sekolah adalah investasi jangka panjang bagi kecerdasan dan kesehatan mereka,” jelas pengawas dalam sesi diskusi.
Dampak Jangka Panjang
Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, SDN 04 Sarilamak diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Lima Puluh Kota. Integrasi antara aspek pendidikan karakter (G7KAIH) dan kesehatan gizi (GERMASSAPA/MBG) diyakini akan menciptakan generasi siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat fisik dan memiliki disiplin hidup yang baik.
Pewarta: F. Malin Parmato








Posting Komentar
0Komentar