AGAM, sumbaeeksis.com — Kondisi perekonomian Indonesia saat ini dinilai masih menghadapi berbagai tantangan. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta menurunnya daya beli masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, menjadi perhatian di berbagai daerah. Namun situasi tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat muslim dalam menjalankan ibadah qurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Di Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, antusiasme masyarakat untuk berqurban justru mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang petugas sukarela dari Puskeswan Koto Hilalang, Abdul Rauf.
Menurutnya, jumlah ternak qurban di beberapa wilayah di Kecamatan Banuhampu, khususnya di Nagari Pakan Sinayan dan Padang Luar, mengalami kenaikan sekitar lima ekor sapi dibandingkan tahun lalu.
“Alhamdulillah, meskipun kondisi ekonomi sedang kurang baik, masyarakat tetap antusias melaksanakan ibadah qurban. Ini menjadi keberkahan tersendiri bagi kita semua,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (27/5).
Ia menilai meningkatnya jumlah hewan qurban menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat masih sangat tinggi. Idul Adha tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga mempererat solidaritas antarwarga melalui pembagian daging qurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, Abdul Rauf juga mengingatkan pentingnya penerapan standar penyembelihan hewan qurban yang sesuai syariat dan memperhatikan aspek kesehatan hewan. Menurutnya, hewan qurban harus dipastikan dalam kondisi sehat, tidak cacat, serta telah memenuhi syarat umur untuk disembelih.
Ia juga menekankan agar panitia qurban memilih juru sembelih yang berpengalaman dan memahami teknik penyembelihan yang benar, terutama dalam memotong tiga saluran utama, yakni saluran pernapasan, saluran makanan, dan pembuluh darah.
Tidak kalah penting, aspek kesejahteraan hewan juga perlu diperhatikan selama proses penyembelihan berlangsung. Hewan qurban diharapkan tidak mengalami stres, ditempatkan jauh dari keramaian sebelum disembelih, serta menggunakan lokasi dan peralatan yang higienis agar tidak terkontaminasi kotoran.
“Harapan kita tentu semoga ibadah qurban tahun ini diterima Allah SWT dan seluruh proses penyembelihan dapat berjalan dengan baik, aman, sehat, utuh, dan halal,” tutupnya.


Posting Komentar
0Komentar